<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8314997565999423000</id><updated>2011-04-22T08:17:56.420+07:00</updated><title type='text'>Pengalaman Hidup</title><subtitle type='html'>menghargai apa yang kita lakukan saat ini berarti menghagai hidup, waktu tak bisa di tarik mundur dan waktu tak perna berheti.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://omqm.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8314997565999423000/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://omqm.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Endy Sulistiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03171147693160682919</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://lh4.google.com/image/endysulistiawan/Ri6-s2X6x8I/AAAAAAAAAFA/4wLTv2w2Zds/s144/kim%20oke.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>17</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8314997565999423000.post-4865245519254568255</id><published>2009-04-07T11:19:00.000+07:00</published><updated>2009-04-07T15:19:40.432+07:00</updated><title type='text'>Sahabat...</title><content type='html'>Kulihat keletihan dari parasmu, keluhan pada kata katamu, kelelahan pada gerikmu, ketegangan pada jiwamu.&lt;br&gt;Hidup di saat ini memang semakin berat, hari2 kian panjang, pelita hati pun terkadang meredup bergoyang dipermainkan badai hidup.&lt;br&gt;Kutahu, karena kita melewati jalan yang sama.&lt;br&gt;Namun usia kita, adalah masa pendakian kita. Saat kita berjuang, dengan peluh dan pengorbanan. Saat kita menguji ketabahan. Saat kita mencari tahu dimana ujung titik nadir.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sahabat...&lt;br&gt;&lt;br&gt;Genggam cita dengan erat, kejar..., teruskan mengejarnya&lt;br&gt;Kejar dengan segenap jiwa raga, dengan cinta dan suka cita.&lt;br&gt;Impikan cita bagai merindu belahan jiwa, yakinlah ia menunggumu setia.&lt;br&gt;Menunggu dengan pakaian terindah, menunggu dengan senyum merekah.&lt;br&gt;Kutahu, karena saat ini pun ia sedang memandangimu.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sahabat...&lt;br&gt;&lt;br&gt;Walau kini posisi berdiri kita beragam, walau nanti puncak kita berbeda. Jangan jadikan sebagai halangan untuk bergandeng tangan. Namun artikan sebagai harmoni sang pencipta.&lt;br&gt;Dunia masih berputar kawanku, angin pun selalu berubah. Setiap tarikan nafas, setiap degupan jantung adalah anugrah.&lt;br&gt;Kesempatan tak pernah hilang, namun butuh kolam yang tenang untuk terlihat, butuh kehangatan untuk menguak kabut pekat.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kuingin kita bersama hingga akhir perjananan nanti&lt;br&gt;Bercerita tentang indahnya perjalanan, lucunya sandiwara kehidupan, manis getirnya takdir.&lt;br&gt;Karena yakinilah kenikmatan pada sebuah perjuangan yang utama bukan pada hasil, namun dalam perjalanannya.&lt;br&gt;Maka berjalanlah dengan lapang dada, dengan hati berbunga.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sahabat...&lt;br&gt;&lt;br&gt;Perjalanan kita masih panjang, namun bersamamu aku riang&lt;br&gt;Beban kita kian berat, namun bersamamu aku semangat&lt;br&gt;Pikiran semakin penuh, tapi bersamamu ku tak jenuh&lt;br&gt;Penggalan jalan di depan masih kelam, tapi bersamamu kurasakan tentram.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sahabat...&lt;br&gt;Terima kasih......&lt;br&gt;24-03-1976 - 24-03-2009&lt;br&gt;&lt;br&gt;                                                                                    co.Ezmir    &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8314997565999423000-4865245519254568255?l=omqm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://omqm.blogspot.com/feeds/4865245519254568255/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8314997565999423000&amp;postID=4865245519254568255' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8314997565999423000/posts/default/4865245519254568255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8314997565999423000/posts/default/4865245519254568255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://omqm.blogspot.com/2009/04/sahabat.html' title='Sahabat...'/><author><name>Endy Sulistiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03171147693160682919</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://lh4.google.com/image/endysulistiawan/Ri6-s2X6x8I/AAAAAAAAAFA/4wLTv2w2Zds/s144/kim%20oke.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8314997565999423000.post-4649830225479430778</id><published>2007-12-08T09:00:00.000+07:00</published><updated>2007-12-08T09:05:41.458+07:00</updated><title type='text'>Lata, AIDS !!!</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Catatan kecil 1 minggu hari AIDS se-dunia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;AIDS…Kalimat ini seringkali kita dengar, suatu penyakit yang membuta orang takut, suatu penyakit yang mematikan, penyakit yang belum ada obat nya, AIDS juga eidetik dengan pembagian KONDOM gratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bulan November akhir atau pada awal Desember semua orang di Indonesia menjadi latah tiba - tiba setiap hari pada minggu ini mereka menyebukan kata AIDS atau HIV-AIDS. Mulai dari dokter, advokat, pengusaha, organisasi mahasiswa, organisasi keagamaan, TNI dan Polri, remaja bahkan tukang becak dan pemulung mendadak membicarakan tentang AIDS. karena pada tanggal 1 Desember AIDS berulang tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peringatan ulang tahun ini menjadi sangat istimewa karena para pejabat Negara mulai dari tingkat lurah hingga presiden ikut merayakan, perayaan di lakukan dengan berbagai cara mulai dari diskusi sampai dengan pentas musik akbar ada juga yang berdemo, tempat perayaannya pun beragam mulai dari tempat possitusi sampai istana Negara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah desember berlalu perayaan pesta akbar pun selesai, Mahasiswa kembali ke kampus, pejabat mulai sibuk dengan agenda kerja dan politiknya masing-masing. AIDS hanya menjadi acara seremonial pada bulan desember yang makna dan artinya hanya di pahami pada saat itu saja dan setelahnya hanya menjadi kumpulan berita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari tahun ketahuan hal ini selalu terjadi, STOP AIDS hanya tinggal slogan dan TEPATI JANJI juga hanya slogan untuk pada saat perayaan, yang tersisa dari perayaan akbar ini adalah dokumentasi berita di media masa dan kasus yang meningkat setiap tahunnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan jika AIDS berulang tahu setiap bulan atau setiap minggu banhakan kalau mungkin setiap hari pastilah masalah penyebaran HIV-AIDS ini capat selesai kerena dari pejabat dan hingga tukang becak (semua elemen masyarakat di negeri ini) menjadi peduli dan mengerti tentang HIV –AIDS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang ikutan LATA &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8314997565999423000-4649830225479430778?l=omqm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://omqm.blogspot.com/feeds/4649830225479430778/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8314997565999423000&amp;postID=4649830225479430778' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8314997565999423000/posts/default/4649830225479430778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8314997565999423000/posts/default/4649830225479430778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://omqm.blogspot.com/2007/12/lata-aids.html' title='Lata, AIDS !!!'/><author><name>Endy Sulistiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03171147693160682919</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://lh4.google.com/image/endysulistiawan/Ri6-s2X6x8I/AAAAAAAAAFA/4wLTv2w2Zds/s144/kim%20oke.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8314997565999423000.post-2748085761080632574</id><published>2007-09-29T20:58:00.000+07:00</published><updated>2007-09-29T20:59:28.244+07:00</updated><title type='text'>Perempuan yang HIV positif bolehkah punya anak ??</title><content type='html'>Perempuan yang HIV positif bolehkah punya anak ??&lt;br /&gt;Mempunyai anak adalah hak apakah seorang wanita yang HIV positif Boleh memilik anak dari rahim nya ?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Boleh. Namanya juga hak kok. Tapi apakah hak yang dimiliki untuk punya anak itu yakin ga akan merugikan?&lt;br /&gt;Sesuai hukum... semua wanita berhak mempunyai anak. Tapi sesuai hukum juga, hak yang kamu miliki hendaknya jangan sampai merugikan org lain.&lt;br /&gt;Sama dengan kasus ini... wanita positif HIV berhak memiliki anak... tetapi konsekuensinya jelas merugikan anak yang nantinya dilahirkan karena virus HIV yang si ibu miliki. Konsekuensi ini ga mungkin kita bisa bilang tidak buruk. Mungkin sebelum menjadi ibu, kita masih berpikiran akan hak kita sebagai seorang wanita... tetapi ketika kamu sudah menjadi seorang wanita yang menjadi ibu dari anak kalian, rasa bersalah dan menyesal mungkin akan muncul. Belum lagi ditambah dengan biaya rumah sakit untuk si anak yang terkena HIV dan si ibu sendiri yang masih memiliki virus tersebut. Sebagai ibu, tentu juga harus memikirkan dirinya, sehingga biaya yang dikeluarkan untuk perawatan rumah sakit juga double (utk dia dan anaknya). Selain itu, jangan dilupakan biaya untuk keperluan lainnya =)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, bukan tidak boleh... jawabannya boleh... tetapi ada konsekuensi2 lain yang harus dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk memiliki anak dengan keadaan HIV positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8314997565999423000-2748085761080632574?l=omqm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://omqm.blogspot.com/feeds/2748085761080632574/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8314997565999423000&amp;postID=2748085761080632574' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8314997565999423000/posts/default/2748085761080632574'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8314997565999423000/posts/default/2748085761080632574'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://omqm.blogspot.com/2007/09/perempuan-yang-hiv-positif-bolehkah.html' title='Perempuan yang HIV positif bolehkah punya anak ??'/><author><name>Endy Sulistiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03171147693160682919</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://lh4.google.com/image/endysulistiawan/Ri6-s2X6x8I/AAAAAAAAAFA/4wLTv2w2Zds/s144/kim%20oke.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8314997565999423000.post-6265505162450402410</id><published>2007-07-23T20:11:00.000+07:00</published><updated>2007-07-23T20:12:53.024+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Hepatitis C (HCV) &amp; HIV  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Hepatitis C Itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hepatitis C adalah penyakit hati yang disebabkan virus hepatitis C (HCV). Penyakit ini disebarkan melalui darah yang terinfeksi HCV. HCV mudah menular bila pengguna narkoba memakai peralatan suntiknya bergantian. Lebih dari 80 persen pengguna narkoba suntikan terinfeksi HCV. Hepatitis C juga dapat disebarkan melalui hubungan seks.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;HCV lebih mudah ditularkan dibanding HIV melalui darah yang tercemar. Di Indonesia, ada kurang-lebih 40 kali lebih banyak orang HCV-positif dibanding HIV-positif. Kita bisa terinfeksi HCV dan tidak menyadarinya. 15‑30 persen orang memberantas HCV dari tubuhnya tanpa pengobatan. 70‑85 persen lainnya mengembangkan infeksi kronis, dan virus ini bermukim dalam tubuhnya kecuali bila berhasil diobati. HCV mungkin tidak menyebabkan masalah selama kurang-lebih sepuluh tahun atau bahkan jauh lebih lama, tetapi HCV dapat mengakibatkan kerusakan hati parah yang menyebabkan hatinya gagal dan kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana HCV Didiagnosis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah HCV merusak hati, tes darah akan menunjukkan hasil tes fungsi hati yang tidak normal. &lt;br /&gt;Bahkan hasil tes fungsi hati normal, HCV mungkin sudah mulai merusak hati. Jika kita HIV, sebaiknya kita dites HCV, terutama jika kita pernah memakai peralatan suntik narkoba bergantian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tes darah untuk infeksi HCV termasuk tes antibodi HCV dan tes viral load. Tes ini serupa dengan tes HIV. Viral load HCV sering kali berjuta-juta. Hasil tes ini tidak meramal laju penyakit seperti viral load HIV. Tes antibodi HCV mungkin tidak menemukan infeksi HCV pada kurang-lebih 20 persen orang dengan HIV dan HCV. Odha dengan tes funsi hati yang abnormal sebaiknya mempertimbangkan untuk melakukan tes viral load HCV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa dokter melakukan tes yang disebut biopsi, untuk menyakinkan adanya kerusakan hati kita. Sel hati diambil dengan jarum yang tipis, dan diperiksa dengan mikroskop. Biopsi adalah cara terbaik untuk mengetahui apakah hati kita rusak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana Hepatitis C Diobati?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Infeksi HCV lebih mudah disembuhkan jika pengobatan dimulai sangat dini sejak terinfeksi. Sayangnya, tanda awal hepatitis tampaknya seperti flu. Sebagian besar kasus baru didiagnosis beberapa tahun setelah terinfeksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah pertama dalam mengobati HCV adalah untuk menentukan jenis HCV. Ada enam jenis HCV yang diketahui, yang disebut “genotipe”. Sebagian besar orang terinfeksi dengan genotipe 1. Beberapa orang terinfeksi genotipe 2 atau 3. Genotipe 1 lebih sulit diobati dibandingkan genotipe 2 atau 3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan umum untuk HCV adalah kombinasi obat interferon dan ribavirin. Interferon harus disuntikkan di bawah kulit tiga kali seminggu. Ribavirin adalah pil yang dipakai dua kali sehari. Obat ini mempunyai efek samping yang parah, termasuk gejala mirip flu, lekas marah, depresi, dan kadar rendah sel darah merah (anemia) atau sel darah putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ribavirin meningkatkan jumlah ddI dalam aliran darah, dan dapat meningkatkan efek samping ddI. Jangan memakai ribavirin sekaligus dengan AZT. Ribavirin dapat menyebabkan cacat lahir. Perempuan sebaiknya tidak memakainya selama enam bulan atau lebih sebelum menjadi hamil, atau selama kehamilan. Laki-laki sebaiknya tidak memakai ribavirin untuk sedikitnya enam bulan sebelum menghamili seorang perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 2001, bentuk interferon baru yang disebut “pegylated interferon” disetujui untuk mengobati HCV. Jenis obat ini bertahan lebih lama dalam darah. Hanya satu suntikan dibutuhkan setiap minggu. Pegylated interferon tampaknya lebih kuat dari bentuk asli. Obat ini juga dipakai dalam kombinasi dengan ribavirin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan HCV biasanya berjalan selama 6‑12 bulan, tergantung genotipe HCV. Setelah pengobatan, kurang-lebih 40 persen pasien dengan HCV genotipe 1 dan 80 persen pasien dengan genotipe 2 atau 3 mempunyai viral load HCV yang tidak dapat dideteksi. Ini berarti jumlah HCV dalam darahnya terlalu rendah untuk dideteksikan. Persentase ini berlaku untuk orang dengan HCV, tidak untuk orang yang juga terinfeksi HIV. Angka untuk Odha lebih rendah. Orang dengan viral load HCV yang masih dapat dideteksi setelah pengobatan mungkin perlu terus memakai interferon pada dosis lebih rendah, disebut “terapi pemeliharaan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa unsur dapat mempengaruhi keberhasilan pengobatan HCV. Kita lebih baik menanggapi pengobatan jika kita:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mempunyai HCV genotipe 2 atau 3 &lt;br /&gt;Mulai dengan viral load HCV yang lebih rendah &lt;br /&gt;Mulai sebelum HCV merusak hati &lt;br /&gt;Perempuan &lt;br /&gt;Di bawah usia 40 tahun &lt;br /&gt;Tidak minum minuman beralkohol &lt;br /&gt;Dapatkah HCV Dicegah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum ada vaksin untuk HCV. Cara terbaik untuk mencegah infeksi HCV adalah menghindari terkena darah yang terinfeksi HCV, misalnya tidak memakai peralatan suntik narkoba bergantian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koinfeksi HCV dan HIV&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena HIV dan HCV ditularkan melalui hubungan dengan darah yang terinfeksi, banyak orang terinfeksi kedua virus ini, yang disebut koinfeksi. Koinfeksi menimbulkan masalah khusus. HCV mempersulit penyakit HIV. Ini mungkin karena hatinya rusak. Namun, HCV tampaknya tidak mengganggu terapi antiretroviral (ART).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang dengan kedua infeksi lebih mungkin depresi. Hal ini dapat menyebabkan kelupaan dosis obat (kurang kepatuhan, lihat LI 416) dan lebih mungkin mengalami masalah pemikiran (LI 504) &lt;br /&gt;Untuk orang dengan HIV, HCV dapat lebih parah dan dapat lebih cepat menyebabkan kerusakan hati. Pengobatan HCV untuk orang yang koinfeksi berhasil untuk kurang-lebih 25 persen orang dengan genotipe 1 dan 50 persen dengan gentotipe 2 atau 3 &lt;br /&gt;Orang dengan HIV lebih mungkin menularkan HCV karena viral load HCV-nya lebih tinggi &lt;br /&gt;Obat yang dipakai untuk mengobati HIV mengganggu hati. Namun, kami belum tahu apakah ARV memperburuk HCV &lt;br /&gt;Kadang HIV sebaiknya diobati dulu. Jika kita memenuhi kriteria untuk ART, dan infeksi HCV kita ringan, HIV kita sebaiknya diobati lebih dahulu. HIV yang tidak diobati selama 6‑12 bulan dapat menimbulkan akibat yang parah &lt;br /&gt;Kadang HCV sebaiknya diobati dulu. Jika HIV kita belum perlu diobati (jika jumlah CD4 cukup tinggi, dan viral load HIV cukup rendah), lebih baik mengobati HCV dahulu. Setelah HCV diobati, hati dalam keadaan yang lebih baik untuk menghadapi ART &lt;br /&gt;Koinfeksi HIV dan HCV memperlambatkan peningkatan jumlah CD4 setelah ART dimulai &lt;br /&gt;Rumit untuk menangani koinfeksi HIV dan HCV. Kita sebaiknya memilih dokter yang mengetahui kedua penyakit tersebut. Untuk informasi lebih lanjut, baca buku kecil Spiritia ‘Hepatitis Virus dan HIV’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Garis Dasar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hepatitis C adalah masalah kesehatan yang parah. Jauh lebih banyak orang terinfeksi HCV dibanding HIV, tetapi mungkin mereka tidak mengetahuinya. Infeksi HCV dapat berlangsung selama bertahun-tahun dan merusak hati sebelum menyebabkan gejala yang nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Infeksi HIV dapat memperburuk HCV. HCV merusak hati, yang dapat mempersulit penggunaan ART. Orang dengan HIV sebaiknya dites HCV. Pengobatan HCV dini akan lebih berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan untuk orang yang terinfeksi HCV dan HIV memang rumit. Orang ini sebaiknya menemui dokter ahli kedua penyakit ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8314997565999423000-6265505162450402410?l=omqm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://omqm.blogspot.com/feeds/6265505162450402410/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8314997565999423000&amp;postID=6265505162450402410' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8314997565999423000/posts/default/6265505162450402410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8314997565999423000/posts/default/6265505162450402410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://omqm.blogspot.com/2007/07/hepatitis-c-hcv-hiv-apakah-hepatitis-c.html' title=''/><author><name>Endy Sulistiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03171147693160682919</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://lh4.google.com/image/endysulistiawan/Ri6-s2X6x8I/AAAAAAAAAFA/4wLTv2w2Zds/s144/kim%20oke.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8314997565999423000.post-6814194626527588699</id><published>2007-07-23T20:09:00.000+07:00</published><updated>2007-07-23T20:13:22.181+07:00</updated><title type='text'>Hepatitis</title><content type='html'>Apakah Hepatitis Itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hepatitis berarti radang atau pembengkakan hati. Hepatitis bisa disebabkan oleh virus, alkohol, narkoba, obat-obatan (termasuk obat yang diresepkan), atau racun. Penyebab lainnya adalah infeksi oportunistik seperti MAC atau CMV &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hepatitis merupakan penyakit yang sangat umum, yang dapat terjadi bahkan pada orang yang sistem kekebalannya baik. Hepatitis juga bisa mengakibatkan goresan hati (sirosis) dan gagalnya fungsi hati, yang bisa mematikan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Banyak kasus hepatitis tidak diobati karena dikira hanya serangan flu biasa. Gejala hepatitis yang paling umum adalah nafsu makan hilang, kelelahan, demam, pegal sekujur tubuh, mual dan muntah serta nyeri pada perut. Pada kasus yang parah dapat terjadi air seni yang berwarna gelap, buang air besar yang berwarna pucat, dan kulit serta mata yang menguning (disebut ikterus atau jaundice).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter akan memeriksa darah kita untuk melihat apakah hati kita bekerja normal. Tes fungsi hati tersebut mencakup pengukuran kadar bahan kimia tertentu, seperti bilirubin, AST/SGOT dan ALT/SGPT. Kadar zat-zat ini yang sangat tinggi dalam darah mungkin tanda hepatitis. untuk informasi lebih lanjut mengenai tes fungsi hati. Tes darah juga dapat digunakan untuk mencari virus penyebab hepatitis. Adakalanya contoh sel hati diambil dengan memakai jarum (biopsi) dan diperiksa untuk menemukan tanda-tanda infeksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hepatitis Virus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ilmuwan mengetahui tujuh virus yang bisa menyebabkan hepatitis. Ini disebut virus hepatitis A, B, C, D, E, F dan G, atau HAV, HBV, dan seterusnya. Lebih dari 90% kasus hepatitis disebabkan HAV, HBV dan HCV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hepatitis virus bisa akut atau kronis. Akut berarti kita sakit selama beberapa minggu, tapi kemudian pulih. Hepatitis kronis berarti hati kita mungkin sudah terkena radang selama enam bulan atau lebih. Hepatitis kronis menetap di tubuh kita; kita dapat menulari orang lain, dan penyakit kita bisa menjadi aktif lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HAV dan HEV merupakan penyakit akut dan tidak pernah menjadi kronis. Keduanya menular melalui kontak dengan tinja, baik secara langsung atau pun melalui makanan yang tersentuh oleh tangan yang tercemar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HBV merupakan virus hepatitis yang paling umum. Infeksi ini bisa ditularkan di antara anggota keluarga, melalui hubungan seks, atau kontak dengan darah yang terinfeksi. Di AS, HBV bisa berkembang menjadi kronis pada kurang-lebih 7 persen Odha yang terinfeksinya. Angka ini lebih rendah daripada yang dulu. Penurunan ini sebagian diakibatkan oleh vaksinasi terhadap HBV. Hal ini juga adalah akibat dari penggunaan terapi antiretorviral (ART) oleh Odha, terutama dengan 3TC (LI 424) yang juga efektif terhadap HBV. HBV jauh lebih berbahaya pada orang yang juga terinfeksi HIV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HCV biasanya ditularkan melalui kontak dengan darah atau jarum yang tercemar. HCV bisa sangat ringan atau sama sekali tidak menunjukkan gejala, tetapi bisa menyebabkan kerusakan hati yang parah pada kurun waktu sepuluh tahun setelah infeksi awal. Hampir semua orang yang terinfeksi HCV terus-menerus bisa menulari orang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HDV hanya muncul pada orang dengan HBV. Penyakit pada orang yang terinfeksi HDV menjadi lebih parah dibandingkan orang yang hanya terinfeksi HBV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HFV sangat jarang dan belum dipahami dengan baik, bahkan ada para ilmuwan yang berpendapat bahwa HFV tidak ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HGV sebetulnya lebih benar disebut sebagai virus GBV-C. Tampaknya, virus ini tidak menyebabakan penyakit. Infeksi GBV-C adalah umum pada Odha. Satu laporan memberi kesan bahwa infeksi dengan GBV-C mungkin memperlambat perkembangan penyakit HIV. Namun Odha yang mengeluarkan infeksi GBV-C mengalami hasil yang lebih buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara terbaik untuk mencegah virus hepatitis adalah dengan menjaga kebersihan dan menghindari hubungan langsung dengan darah orang yang terinfeksi. Kondom dapat membantu mencegah penularan HBV melalui hubungan seks. Selain itu, ada vaksin yang dapat melindungi terhadap HAV dan HBV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum ada pengobatan yang efektif untuk HAV dan HEV, tapi kedua penyakit ini biasanya cepat sembuh. Interferon-alfa dan dua obat anti-HIV – 3TC dan FTC – tampaknya membantu mengobati HBV dan HDV. Pada September 2002, Adefovir dipivoxil (Hepsera®) disetujui di AS untuk mengobati HBV. . Ada beberapa obat baru yang diuji-coba untuk melawan HIV yang tampaknya juga dapat digunakan untuk mengobati HBV, HCV dan HDV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe Hepatitis Lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hepatitis yang disebabkan oleh alkohol, narkoba, obat-obatan, atau pun racun mengakibatkan gejala yang sama seperti hepatitis virus. Tugas hati adalah untuk menguraikan zat-zat yang terdapat dalam darah, dan beban dapat menjadi terlalu berat. Beberapa obat yang digunakan untuk memerangi HIV atau pun penyakit terkait AIDS bisa mengakibatkan hepatitis. Begitu juga dengan asetaminofen (nama merek antara lain Bodrexâ dan Panadolâ), obat penawar nyeri yang umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan yang paling baik untuk tipe hepatitis ini adalah menghentikan penggunaan alkohol, narkoba atau obat-obatan yang mengganggu hati. Jika hepatitis disebabkan oleh infeksi oportunistik (OI) yang terkait AIDS maka OI itu harus ditangani agar hati bisa sembuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah Pengobatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati harus berfungsi dengan baik agar dapat menguraikan sebagian besar obat-obatan. Obat yang tidak menyebabkan gangguan apa pun pada waktu hati kita sehat dapat membuat kita sakit parah bila kita mengalami hepatitis. Ini juga berlaku untuk alkohol, aspirin, jamu-jamuan, dan narkoba. Sebaiknya kita mengetahui dokter mengenai semua obat atau pun suplemen yang kita gunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendekatan Alternatif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua jenis jamu tampaknya dapat menolong jenis hepatitis apa pun. Pertama adalah licorice (Glycyrrhiza glabra), sering kali diminum dalam bentuk kapsul atau sebagai teh. Sedangkan yang lain adalah ‘widuri susu’ (milk thistle – Silybum marianum, lihat LI 735), digunakan dalam bentuk sari patinya atau teh. Bicaralah dengan dokter atau ahli jamu yang berpengalaman sebelum memakai kedua jenis jamu tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8314997565999423000-6814194626527588699?l=omqm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://omqm.blogspot.com/feeds/6814194626527588699/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8314997565999423000&amp;postID=6814194626527588699' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8314997565999423000/posts/default/6814194626527588699'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8314997565999423000/posts/default/6814194626527588699'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://omqm.blogspot.com/2007/07/hepatitis.html' title='Hepatitis'/><author><name>Endy Sulistiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03171147693160682919</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://lh4.google.com/image/endysulistiawan/Ri6-s2X6x8I/AAAAAAAAAFA/4wLTv2w2Zds/s144/kim%20oke.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8314997565999423000.post-3566995651301836416</id><published>2007-07-23T19:59:00.000+07:00</published><updated>2007-07-23T20:01:09.472+07:00</updated><title type='text'>SIKAP REMAJA MENGHADAPI HIV/AIDS</title><content type='html'>Dewasa ini, orang ramai membicarakan HIV dan AIDS. Namun banyak di antara mereka yang belum mengetahui apakah sebenarnya HIV/AIDS itu sendiri. Sebagai remaja intelek, sudah seharusnya kita mengetahui apakah sebenarnya HIV/AIDS itu? Bagaimana cara mencegahnya serta bagaimana cara memperlakukan seorang penderita HIV/AIDS.&lt;br /&gt; AIDS yang merupakan singkatan dari Accuirred Immune Deficiency Sindrome adalah suatu sindrom “serbuan” penyakit-penyakit terhadap tubuh akibat menurunnya sistem kekebalan. AIDS disebabkan oleh HIV (Human Immunodeficiency Virus).&lt;br /&gt; HIV dapat menular dari satu manusia ke manusia lainnya melalui kontak cairan pada alat reproduksi, kontak darah (misalnya transfusi darah, kontak luka, dll.), penggunaan jarum suntik secara bergantian, dan kehamilan. Penularan melalui produk darah secara teori dapat saja terjadi, namun pada kenyataannya prosentasenya sangat kecil.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt; Setelah seseorang terinfeksi HIV, HIV akan bersembunyi di dalam sel darah putih, terutama sel-sel limfosit T4. Selama terinfeksi, sel limfosit T4 menjadi wahana perkembangbiakan HIV. Fase ini disebut Stadium Inkubasi. Pada fase ini orang tersebut tidak memperlihatkan gejala-gejala walaupun jumlah HIV semakin banyak dan semakin menggerogoti kekebalan tubuhnya. Fase ini berlangsung selama lebih kurang lima sampai sepuluh tahun. Jika dilakukan tes antibodi untuk mengetahui keberadaan HIV, hasilnya akan negatif tapi ia sudah dapat menularkan HIV kepada orang lain.&lt;br /&gt; Fase berikutnya adalah Periode Jendela (Window Period). Pada fase ini jika dilakukan tes antibodi, hasilnya sudah menunjukkan positif. Hal ini berarti di dalam tubuh sudah terdapat zat anti yang dapat melawan HIV. Adanya zat anti ini bukan berarti tubuh dapat melawan infeksi HIV tetapi hal ini menunjukkan bahwa di dalam tubuh terdapat HIV. Fase ini berlangsung selama satu sampai enam bulan. Pada fase ini penderita akan mengalami sindrome retroviral akut berupa demam, pembesaran kelenjar, pembesaran hati atau ginjal, nyeri otot, nyeri tenggorokan, dan sebagainya seperti pada infeksi virus lain.&lt;br /&gt; Selanjutnya penderita akan memasuki masa tanpa gejala (asimptomatik). Masa ini berarti di dalam tubuh terdapat HIV namun penderita tidak menunjukkan gejala apapun. Setelah masa ini penderita akan mengalami pembesaran kelenjar getah bening secara menetap dan merata (Persistent Generalized Lymphadenophaty). Pembengkakan ini tidak hanya terjadi di satu tempat melainkan di beberapa tempat dan berlangsung selama lebih dari satu bulan.&lt;br /&gt; Setelah melewati fase-fase tersebut, penderita akan memasuki fase Full Blown. Pada fase ini virus akan menghancurkan sebagian besar atau keseluruhan sistem immune penderita dan penderita dapat dinyatakan positif mengidap AIDS. Gejala klinis pada orang dewasa ialah jika ditemukan dua dari tiga gejala utama dan satu dari lima gejala minor. Gejala utamanya antara lain demam berkepanjangan, penurunsan berat badan lebih dari 10 % dalam kurun waktu tiga bulan, dan diare kronis selama lebih dari satu bulan secara berulang-ulang maupun terus menerus. Gejala minornya yaitu batuk kronis selama lebih dari satu bulan, munculnya Herpes zoster secara berulang-ulang, infeksi pada mulut dan tenggorokan yang disebabkan oleh Candida albicans, bercak-bercak gatal di seluruh tubuh, serta serta pembengkakan kelenjar getah bening secara menetap di seluruh tubuh. &lt;br /&gt;Akibat rusaknya sistem kekebalan, penderita menjadi mudah terserang penyakit-penyakit yang disebut penyakit oportunitis. Penyakit yang biasa menyerang orang normal seperti flu, diare, gatal-gatal, dll. Bisa menjadi penyakit yang mematikan di tubuh seorang penderita AIDS. &lt;br /&gt;Untuk memastikan seseorang terinfeksi HIV atau tidak, orang tersebut harus melakukan tes darah dengan cara ELISA (Enzym Linked immuno Sorbant Assay) sebanyak dua kali. Bila hasilnya positif, dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan cara Western Blot dan Immunofluoresensi.&lt;br /&gt;Pada kenyataannya, tidaklah mudah mengajak seseorang untuk melakukan tes HIV. Untuk itulah dilakukan Voluntary Counseling and Testing (VCT).&lt;br /&gt;VCT atau Voluntary Conseling and testing adalah kegiatan konseling atau pengarahan yang diberikan oleh seorang konselor kepada seseorang yang akan melakukan tes HIV dan meyakinkannya sebelum ia melakukan tes HIV,atau untuk mengetahui sejauh mana seseorang beresiko tertular HIV. Konseling ini juga dapat diberikan kepada orang yang ingin mengtahui informasi mengenai HIV dan AIDS secara lebih mendalam. Selain itu, konseling ini bertujuan menyiapakan mental orang yang akan melkukan tes HIV apabila hasil tesnya positif. Konseling ini bersifat rahasia dan dilakukan di sebuah ruangan terututp yang di dalamnya hanya terdapat konselor dan kliennya.&lt;br /&gt;VCT tidak hanya dilakukan sebelum tes HIV. Konseling ini juga harus dilakukan setelah tes. Jika hasil tes seseorang positif, konseling ini akan memberikan dukungan moril kepada orang tersebut. Melalui konseling ini, orang tersebut akan mengetahui cara-cara menghindari penularan HIV kepada orang lain. Mereka juga akan dibantu untuk dapat menghadapi dan menjalani kehidupannya secara positif.&lt;br /&gt;Jika hasil tes yang didapatkan negatif, VCT harus tetap dilakukan. Konseling ini akan memberikan pengetahuan tentang bagaimana menghindari penularan HIV, bagaimana memperlakukan seorang penderita HIV, dan bagaimana menanggulangi HIV di masa mendatang.&lt;br /&gt;Dari survey yang dilakukan, jarang sekali ada orang yang mengakui dirinya terinfeksi HIV. Hal ini membuat HIV/AIDS menjadi fenomena gunung es. Sangat memprihatinkan mengetahui bahwa kasus yang muncul di permukaan ternyata hanya sebagian kecil dari keseluruhan kasus yang sebenarnya terjadi. Kendala ini ditambah lagi dengan terbatasnya tenaga konselor, kurangnya pemahaman masyarakat tentang HIV, serta kurangnya lembaga-lembaga penyelenggara VCT dan LSM-LSM peduli HIV/AIDS di lingkungan masyarakat membuat penanganan HIV/AIDS di Indonesia semakin tersendat. Sebagai anak bangsa, apakah yang dapat kita lakukan.&lt;br /&gt;Pemberian VCT hanya boleh dilakukan oleh tenaga yang terdidik dan terlatih tapi bukan berarti remaja tidak dapat turut aktif dalam penanggulangan HIV/AIDS. Sebagai remaja, kita dapat melakukan VCT-VCT lainnya. Misalnya Visual Care Technique atau teknik menjaga pandangan agar terhindar dari perilaku-perilaku seks menyimpang yang dapat membuka peluang masuknya HIV ke dalam tubuh kita. Teknik ini antara lain tidak berpacaran secara berlebihan dan tidak mendekati hal-hal yang berbau pornografi dan pornoaksi.&lt;br /&gt;Selain itu ada Vertical Chain Technique yaitu teknik penghindaran HIV/AIDS dengan cara meningkatkan hubungan vertikal. Maksud hubungan vertikal disini adalah hubungan antara manusia dengan Tuhannya. Teknik ini dapat ditempuh dengan cara meningkatkan keimanan kepada Tuhan, meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah, dan selalu mengingat Tuhan di setiap langkah hidup kita.&lt;br /&gt;Tidak hanya itu, kita juga dapat menggunakan prinsip Valiant, Cautious and Thinking. Valiant atau berani maksudnya kita harus berani mengatakan “tidak” untuk narkoba karena narkoba membuka peluang besar penularan HIV (terutama penggunaan narkoba suntik). Cautious atau berhati-hati maksudnya kita harus berhati-hati dalam bergaul. Jangan sampai mengikuti pergaulan yang menjerumuskan kita kepada narkoba dan seks bebas. Thinking atau berpikir artinya kita harus selalu berpikir jernih sebelum memutuskan untuk melakukan sesuatu. Apalagi jika hal tersebut berkaitan dengan masa depan kita.&lt;br /&gt;Mengapa diperlukan tindakan-tindakan pencegahan seperti itu? Karena sesungguhnya mencegah penularan HIV/AIDS lebih mudah daripada menanggulangi akibat-akibat buruk yang ditimbulkannya, seperti infeksi oportunitis yang telah disebutkan di atas. &lt;br /&gt;Bagaimana jika kita mengetahui ada seseorang di lingkungan kita yang menderita HIV/AIDS? Dalam memperlakukan penderita HIV/AIDS, kita dapat menggunakan VCT (Vast, Chum, and Totalcare). Vast artinya luas. Maksudnya kita harus meluaskan pikiran kita dan pikiran masyarakat tentang apa itu HIV/AIDS serta bagaimana memperlakukan ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS). Chum (teman baik), kita harus bisa menjadi teman baik bagi ODHA dengan cara Totalcare. Artinya kita harus tetap memperlakukannya dengan wajar, sama seperti kita memperlakukan orang lain, kita harus menyayanginya, mendengar semua keluh kesahnya, membantu agar ia dapat  menjalani hidupnya secara positif, dan sebisa mungkin mengajaknya untuk melakukan pengobatan. Melalui cara-cara inilah remaja dapat berperan aktif membantu pemerintah dalam memberantas HIV/AIDS, bukan orangnya.      &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8314997565999423000-3566995651301836416?l=omqm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://omqm.blogspot.com/feeds/3566995651301836416/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8314997565999423000&amp;postID=3566995651301836416' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8314997565999423000/posts/default/3566995651301836416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8314997565999423000/posts/default/3566995651301836416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://omqm.blogspot.com/2007/07/sikap-remaja-menghadapi-hivaids.html' title='SIKAP REMAJA MENGHADAPI HIV/AIDS'/><author><name>Endy Sulistiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03171147693160682919</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://lh4.google.com/image/endysulistiawan/Ri6-s2X6x8I/AAAAAAAAAFA/4wLTv2w2Zds/s144/kim%20oke.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8314997565999423000.post-7234132078821380694</id><published>2007-07-04T23:33:00.000+07:00</published><updated>2007-07-04T23:37:31.681+07:00</updated><title type='text'>INFORMASI DASAR TENTANG IMS</title><content type='html'>Apa itu IMS? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IMS adalah infeksi yang sebagian besar menular lewat hubungan seksual dengan pasangan yang sudah tertular. Hubungan seks ini termasuk hubungan seks lewat liang senggama, lewat mulut (karaoke) atau lewat dubur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IMS juga disebut penyakit kelamin atau penyakit kotor. Namun itu hanya menunjuk   pada penyakit yang ada di kelamin.&lt;br /&gt;Istilah infeksi menular seksual lebih luas maknanya, karena menunjuk pada cara penularanya.&lt;br /&gt;Tanda-tandanya juga ada di alat penglihatan, mulut, saluran pencernaan, hati, otak dan bagian tubuh lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya HIV-AIDS dan Hepatitis B yang menular lewat hubungan seks, tetapi penyakitnya tidak bisa dilihat dari alat kelaminnya. Artinya, alat kelaminnya masih tampak sehat meskipun orangnya membawa bibit penyakit-penyakit ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa saya perlu tahu tentang IMS?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita sudah pernah berhubungan seksual, maka kita dapat terkena IMS, walaupun mungkin kita cuma pernah berhubungan seksual satu kali saja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa bahayanya IMS?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;IMS membuat kita sakit-sakitan&lt;br /&gt;IMS membuat kita mandul&lt;br /&gt;IMS bisa menyebabkan keguguran&lt;br /&gt;IMS bisa menimbulkan kanker leher rahim&lt;br /&gt;IMS bisa merusak penglihatan, otak dan hati&lt;br /&gt;IMS bisa ditularkan kepada bayi&lt;br /&gt;IMS bisa menyebabkan kita mudah tertular HIV&lt;br /&gt;IMS tertentu seperti HIV dan Hepatitis B, bisa menyebabkan kematian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa saja jenis-jenis IMS itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IMS ada banyak sekali jenisnya! Beberapa diantaranya yang paling penting adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GO atau kencing nanah&lt;br /&gt;Klamidia&lt;br /&gt;Herpes kelamin&lt;br /&gt;Sifilis atau raja singa&lt;br /&gt;Jengger ayam&lt;br /&gt;Hepatitis&lt;br /&gt;HIV-AIDS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di zaman sekarang, Klamidia semakin sering ditemui. Seperti juga GO, klamidia amat sering membuat orang mandul bila tidak diobati dengan benar.  Jengger ayam dan herpes juga sering ditemui dan biasanya menjengkelkan karena penyakit-penyakit ini kumat-kumatan seumur hidup. Raja Singa juga akibatnya buruk kalau tidak cepat diobati. Hepatitis kalau sudah parah juga berbahaya dan merusak hati. Sementara AIDS yang disebabkan HIV dan merusak kekebalan tubuh manusia juga makin banyak dan membuat orang sakit-sakitan. Sebagian besar mereka yang tertular HIV meninggal karena AIDS. Obat-obatan untuk mengendalikan (bukan menyembuhkan) HIV umumnya mahal, sehingga tidak terjangkau kebanyakan orang.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah semua IMS bisa diobati?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak semua IMS bisa diobati. HIV/AIDS, Herpes, Jengger Ayam dan Hepatitis termasuk jenis-jenis IMS yang tidak bisa disembuhkan. HIV/AIDS termasuk paling berbahaya. HIV/AIDS tidak bisa disembuhkan dan merusak kekebalan tubuh manusia untuk melawan penyakit apapun. Akibatnya, orang menjadi sakit-sakitan dan banyak yang meninggal karenanya.&lt;br /&gt;Sementara Herpes, sering kambuh dan sangat nyeri kalau kambuh. Pada Herpes, yang diobati cuma gejala luarnya saja, tetapi bibit penyakitnya akan tetap hidup di dalam tubuh selamanya.&lt;br /&gt;Catat! Hepatitis juga tidak bisa disembuhkan. Walau begitu, ada jenis Hepatitis tertentu yang bisa dicegah dengan imunisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah IMS selalu ada tandanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak! Seringkali IMS tidak menunjukkan gejalasama sekali dan tidak terasa, sehingga kita tidaktahu kalau kita sudah terkena. IMS tidak selalu menunjukkan tanda atau gejala, baik pada laki-laki atau perempuan. Beberapa IMS tandanya bisa muncul setelah berminggu-minggu, berbulan-bulan atau bahkan tahunan setelah kita terkena. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada perempuan, IMS seringkali tidakmenunjukkan gejala. Meski gejalanya tidak ada dan tidak terasa sakit, IMS ini bisa ditularkan kepada orang lain.&lt;br /&gt;Orang yang mengidap HIV, tidak akan menunjukkan gejala sampai bertahun-tahunkemudian. Kita tidak bisa melihat apakah mereka sudah terinfeksi atau belum.  Walau tidak ada gejala dan kelihatan sehat, mereka dapat menularkan HIV. Seringkali, orang yang terkena HIV juga tidak tahu kalau dirinya sudah terkena, karena dia sendiri merasa sehat meski sudah terkena bertahun-tahun yang lalu. Hanya tes darah yang dapat menunjukkan apakah seseorang sudah terkena HIV atau belum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa orang sering tidak tahu dirinya terkena IMS?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada perempuan, masalahnya luka-luka IMS seringkali terjadi di leher rahim. Jauh di dalam, sehingga tidak kelihatan dari luar. Dan karena seringkali IMS tidak menimbulkan rasa nyeri, maka seseorang tidak merasa dirinya telah terkena IMS. Sementara pada laki-laki, luka-luka di mulut saluran kencing atau di saluran kencing juga tidak selalu kelihatan atau tidak disertai rasa nyeri.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Apa gejala IMS yang paling umum?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IMS sering tidak menujukkan gejala, terutama pada wanita. Namun demikian, ada pula IMS yang menunjukkan gejala-gejala sebagai berikut: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;·        Keluarnya cairan dari vagina, penis atau dubur yang berbeda dari biasanya. Pada perempuan, keputihan yang keluar semakin banyak. Warnanya bisa putih susu, kekuningan, kehijauan atau disertai dengan bercak darah. Bisa pula baunya tidak enak, berbentuk cairan ataupun serpihan-serpihan seperti pecahan susu.&lt;br /&gt;·        Perih, nyeri atau panas saat kencing atau setelah kencing, atau menjadi sering kencing.&lt;br /&gt;·        Luka terbuka, luka basah di sekitar kemaluan atau sekitar mulut. Sifat lukanya bisa nyeri, bisa juga tidak.&lt;br /&gt;·        Tumbuhan seperti jengger ayam atau kutil sekitar kemaluan.&lt;br /&gt;·        Gatal-gatal di daerah alat kelamin.&lt;br /&gt;·        Bengkak di lipatan paha.&lt;br /&gt;·        Pada pria, kantung pelir menjadi bengkak dan nyeri.&lt;br /&gt;·        Sakit perut di bagian bawah yang kumat-kumatan dan tidak ada hubungannya dengan haid.&lt;br /&gt;·        Keluar darah sehabis berhubungan seks.&lt;br /&gt;·        Secara umum merasa tidak enak badan atau demam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8314997565999423000-7234132078821380694?l=omqm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://omqm.blogspot.com/feeds/7234132078821380694/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8314997565999423000&amp;postID=7234132078821380694' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8314997565999423000/posts/default/7234132078821380694'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8314997565999423000/posts/default/7234132078821380694'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://omqm.blogspot.com/2007/07/informasi-dasar-tntang-ims.html' title='INFORMASI DASAR TENTANG IMS'/><author><name>Endy Sulistiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03171147693160682919</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://lh4.google.com/image/endysulistiawan/Ri6-s2X6x8I/AAAAAAAAAFA/4wLTv2w2Zds/s144/kim%20oke.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8314997565999423000.post-3450805616030793043</id><published>2007-06-25T21:32:00.000+07:00</published><updated>2007-06-25T21:33:15.433+07:00</updated><title type='text'>Kehamilan Dan HIV+</title><content type='html'>HIV, virus penyebab AIDS, dapat menular dari ibu yang terinfeksi HIV ke bayinya. Tanpa upaya pencegahan, kurang-lebih 30 persen bayi dari ibu yang terinfeksi HIV menjadi tertular juga.&lt;br /&gt;Ibu dengan viral load tinggi lebih mungkin menularkan HIV kepada bayinya. Namun tidak ada jumlah viral load yang cukup rendah untuk dianggap "aman". Infeksi dapat terjadi kapan saja selama kehamilan, namun biasanya terjadi beberapa saat sebelum atau selama persalinan. Bayi lebih mungkin terinfeksi bila proses persalinan berlangsung lama. Selama persalinan, bayi yang baru lahir terpajan darah ibunya. Meminum air susu dari ibu yang terinfeksi dapat juga mengakibatkan infeksi pada si bayi. Ibu yang HIV-positif sebaiknya tidak memberi ASI kepada bayinya. Untuk mengurangi risiko infeksi ketika sang ayah yang HIV-positif, banyak pasangan yang menggunakan pencucian sperma dan inseminasi buatan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana penularan HIV dari ibu-ke-bayi dapat dicegah?&lt;br /&gt;Ibu HIV-positif dapat mengurangi risiko bayinya tertular dengan:&lt;br /&gt;• mengkonsumsi obat antiretroviral (ARV) &lt;br /&gt;• menjaga proses kelahiran tetap singkat waktunya &lt;br /&gt;• hindari menyusui&lt;br /&gt;Penggunaan ARV: Risiko penularan sangat rendah bila terapi ARV (ART) dipakai. Angka penularan hanya 1–2 persen bila ibu memakai ART. Angka ini kurang-lebih 4 persen bila ibu memakai AZT selama enam bulan terahkir kehamilannya dan bayinya diberikan AZT selama enam minggu pertama hidupnya. &lt;br /&gt;Namun jika ibu tidak memakai ARV sebelum dia mulai sakit melahirkan, ada dua cara yang dapat mengurangi separuh penularan ini.&lt;br /&gt;• AZT dan 3TC dipakai selama waktu persalinan, dan untuk ibu dan bayi selama satu minggu setelah lahir. &lt;br /&gt;• Satu tablet nevirapine pada waktu mulai sakit melahirkan, kemudian satu tablet lagi diberi pada bayi 2–3 hari setelah lahir.&lt;br /&gt;Menggabungkan nevirapine dan AZT selama persalinan mengurangi penularan menjadi hanya 2 persen. Namun, resistansi terhadap nevirapine dapat muncul pada hingga 20 persen perempuan yang memakai satu tablet waktu hamil. Hal ini mengurangi keberhasilan ART yang dipakai kemudian oleh ibu. Resistansi ini juga dapat disebarkan pada bayi waktu menyusui. Walaupun begitu, terapi jangka pendek ini lebih terjangkau di negara berkembang.&lt;br /&gt;Menjaga proses kelahiran tetap singkat waktunya: Semakin lama proses kelahiran, semakin besar risiko penularan. Bila si ibu memakai AZT dan mempunyai viral load di bawah 1000, risiko hampir nol. Ibu dengan viral load tinggi dapat mengurangi risiko dengan memakai bedah Sesar.&lt;br /&gt;Menghindari menyusui: Kurang-lebih 14 persen bayi terinfeksi HIV melalui ASI yang terinfeksi. Risiko ini dapat dihindari jika bayinya diberi pengganti ASI (PASI, atau formula).&lt;br /&gt;Namun jika PASI tidak diberi secara benar, risiko lain pada bayinya menjadi semakin tinggi. Jika formula tidak bisa dilarut dengan air bersih, atau masalah biaya menyebabkan jumlah formula yang diberikan tidak cukup, lebih baik bayi disusui.&lt;br /&gt;Yang terburuk adalah campuran ASI dan PASI. Mungkin cara paling cocok untuk sebagian besar ibu di Indonesia adalah menyusui secara eksklusif (tidak campur dengan PASI) selama 3-4 bulan pertama, kemudian diganti dengan formula secara eksklusif (tidak campur dengan ASI).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bagaimana kita tahu jika bayi terinfeksi?&lt;br /&gt;Jika dites HIV, sebagian besar bayi yang dilahirkan oleh ibu HIV-positif menunjukkan hasil positif. Ini berarti ada antibodi terhadap HIV dalam darahnya. Namun bayi menerima antibodi dari ibunya, agar melindunginya sehingga sistem kekebalan tubuhnya terbentuk penuh. Jadi hasil tes positif pada awal hidup bukan berarti si bayi terinfeksi.&lt;br /&gt;Jika bayi ternyata terinfeksi, sistem kekebalan tubuhnya akan membentuk antibodi terhadap HIV, dan tes HIV akan terus-menerus menunjukkan hasil positif. Jika bayi tidak terinfeksi, antibodi dari ibu akan hilang sehingga hasil tes menjadi negatif setelah kurang-lebih 6-12 bulan.&lt;br /&gt;Sebuah tes lain, serupa dengan tes viral load dapat dipakai untuk menentukan apakah bayi terinfeksi, biasanya beberapa minggu setelah lahir. Tes ini, yang mencari virus bukan antibodi, saat ini hanya tersedia di Jakarta, dan harganya cukup mahal.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bagaimana mengenai kesehatan ibu?&lt;br /&gt;Penelitian baru menunjukkan bahwa perempuan HIV-positif yang hamil tidak menjadi lebih sakit dibandingkan yang tidak hamil. Ini berarti menjadi hamil tidak mempengaruhi kesehatan perempuan HIV-positif.&lt;br /&gt;Namun, terapi jangka pendek untuk mencegah penularan pada bayi bukan pilihan terbaik untuk kesehatan ibu. ART adalah pengobatan baku. Jika seorang perempuan hamil hanya memakai obat waktu persalinan, kemungkinan virus dalam tubuhnya akan menjadi resistan terhadap obat tersebut. Hal ini dapat menyebabkan masalah untuk pengobatan lanjutannya. &lt;br /&gt;Seorang ibu hamil sebaiknya mempertimbangkan semua masalah yang mungkin terjadi terkait ART:&lt;br /&gt;• Jangan memakai ddI bersama dengan d4T dalam ART-nya karena kombinasi ini dapat menimbulkan asidosis laktik dengan angka tinggi. &lt;br /&gt;• Jangan memakai efavirenz atau indinavir selama kehamilan. &lt;br /&gt;• Bila CD4-nya lebih dari 250, jangan mulai memakai nevirapine.&lt;br /&gt;Beberapa dokter mengusulkan perempuan berhenti pengobatannya pada triwulan pertama kehamilan. Ada dua alasan:&lt;br /&gt;• Risiko dosis dilewatkan akibat mual dan muntah selama awal kehamilan, dengan risiko mengembangkan resistansi terhadap obat yang dipakai. &lt;br /&gt;• Risiko obat mengakibatkan anak cacat lahir, yang tertinggi pada triwulan pertama. Tidak ada bukti terjadi cacat lahir, selain dengan efavirenz. &lt;br /&gt;• Para ahli tidak sepakat apakah penggunaan ART menimbulkan risiko lebih tinggi terhadp lahir dini atau bayi lahir dengan berat badan rendah.&lt;br /&gt;Jika kita HIV-positif dan hamil, atau ingin jadi hamil, sebaiknya kita bicara dengan dokter tentang pilihan menjagakan kesehatan sendiri, dan mengurangi risiko bayi kita terinfeksi HIV atau cacat lahir.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kesimpulan&lt;br /&gt;Seorang perempuan HIV-positif yang menjadi hamil harus memikirkan kesehatan dirinya sendiri dan kesehatan bayinya. Menjadi hamil tampaknya tidak memperburuk kesehatan ibu.&lt;br /&gt;Risiko bayinya terinfeksi HIV waktu lahir dapat hampir dihindari jika perempuan dan bayi yang baru lahir memakai terapi jangka pendek selama persalinan. Namun terapi jangka pendek mengingkatkan kemungkinan menimbulkan resistansi terhadap obat yang dipakai. Ini dapat mengurangi keberhasilan terapi untuk ibu dan bayi.&lt;br /&gt;Namun risiko cacat lahir disebabkan obat lebih tinggi jika obat dipakai pada triwulan pertama. Jika kita memutuskan untuk berhenti memakai beberapa obat selama kehamilan, mungkin hal ini memperburuk kesehatannya. Seorang perempuan yang mempertimbangkan menjadi hamil sebaiknya membahas pilihan pengobatan dengan dokter.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8314997565999423000-3450805616030793043?l=omqm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://omqm.blogspot.com/feeds/3450805616030793043/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8314997565999423000&amp;postID=3450805616030793043' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8314997565999423000/posts/default/3450805616030793043'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8314997565999423000/posts/default/3450805616030793043'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://omqm.blogspot.com/2007/06/kehamilan-dan-hiv.html' title='Kehamilan Dan HIV+'/><author><name>Endy Sulistiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03171147693160682919</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://lh4.google.com/image/endysulistiawan/Ri6-s2X6x8I/AAAAAAAAAFA/4wLTv2w2Zds/s144/kim%20oke.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8314997565999423000.post-2421067680132844069</id><published>2007-06-25T21:23:00.001+07:00</published><updated>2007-06-25T21:31:54.783+07:00</updated><title type='text'>Pempuan dan HIV-AIDS</title><content type='html'>Saat ini, hanya ada sedikit penelitian yang secara khusus membidik pada perempuan dengan HIV/AIDS. Belum ada bukti bahwa perempuan secara klinis mengalami HIV lebih parah daripada laki-laki. Beberapa penilitian beranggapan bahwa HIV dapat mempengaruhi perempuan secara berbeda dibandingkan laki-laki, mungkin dapat mengakibatkan kerusakan yang lebih besar pada sistem kekebalan tubuh dalam waktu yang lebih dini.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan, jika ada, mungkin disebabkan oleh perbedaan fisik, sosial atau psikologis. HIV dapat mempengaruhi:&lt;br /&gt;• hormon&lt;br /&gt;• berat dan bentuk badan&lt;br /&gt;• sistem reproduksi&lt;br /&gt;• haid dan mati haid&lt;br /&gt;• gaya hidup dan keadaan sosial&lt;br /&gt;Sering kali, perempuan HIV-positif juga merawat pasangan dan/atau anak yang HIV-positif, atau sedikitnya mempunyai anak yang tergantung padanya.&lt;br /&gt;Ada bukti bahwa viral load pada perempuan lebih rendah daripada laki-laki, terutama pada tahun-tahun pertama setelah terinfeksi. Namun tampaknya gerak laju HIV berjalan serupa dengan laki-laki. Pedoman pengobatan untuk laki-laki dapat dipakai untuk perempuan.&lt;br /&gt;Perempuan mengalami lebih banyak masalah yang disebabkan oleh human papillomavirus. Pertumbuhan tidak normal terkait dengan kanker leher rahim lebih sering terjadi dan lebih berat pada perempuan HIV-positif. Masalah HPV tampaknya tidak pulih dengan penggunaan terapi antiretroviral (ART).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gangguan Haid&lt;br /&gt;Gangguan haid umum terjadi apakah seorang perempuan itu HIV-positif atau tidak. Jika anda mengalami gangguan haid, penting untuk diingat bahwa hal ini belum tentu diakibatkan oleh HIV atau pengobatan HIV. Sering kali gangguan tersebut diakibatkan perubahan hormon yang terjadi secara alamiah pada sebagian besar perempuan. Namun HIV dan ART dapat juga mempengaruhi siklus haid. Walaupun dampak HIV terhadap fungsi hormon perempuan belum diteliti secara luas, diperkirakan perubahan pada sistem kekebalan tubuh dapat menyebabkan perubahan hormon, sehingga mengakibatkan gangguan haid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah Haid yang Dialami oleh Perempuan HIV-positif&lt;br /&gt;Beberapa masalah haid yang dilaporkan oleh perempuan HIV-positif:&lt;br /&gt;• perdarahan di atas normal (disebut hipermenore)&lt;br /&gt;• perdarahan di bawah normal (oliogomenore)&lt;br /&gt;• masa haid yang lebih sakit daripada normal (dismenore)&lt;br /&gt;• gejala prahaid yang lebih buruk&lt;br /&gt;• perdarahan yang tidak teratur&lt;br /&gt;• perdarahan tidak terjadi (amenore)&lt;br /&gt;Amenore lazim dialami perempuan yang mengalami penyakit kronis, atau yang kehilangan berat badan yang drastis. Perempuan dengan penyakit parah seperti AIDS dapat mengalami amenore. Perempuan yang tidak haid dapat mengalami rasa sakit pada panggul, payudara bengkak atau mengalami 'hot flushes' (rasa hangat yang terjadi dan hilang secara tiba-tiba).&lt;br /&gt;Penting untuk melaporkan perubahan haid pada dokter, untuk diperiksa dan didiagnosis alasannya. Gangguan haid dapat mempengaruhi rasa kesehatan kita secara keseluruhan, tetapi biasanya mudah didiagnosis dan diobati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan untuk Perempuan&lt;br /&gt;Perempuan sebaiknya ditangani oleh dokter yang mengerti bahwa penyakit HIV dan penatalaksanaannya dapat berbeda pada perempuan:&lt;br /&gt;• Perempuan dengan HIV yang hamil sebaiknya diobati oleh dokter kandungan yang mengetahui infeksi HIV.&lt;br /&gt;• Perempuan HIV-positif mengalami infeksi vagina, ulkus kelamin, pelvic inflammatory disease dan kutil kelamin lebih sering dan lebih parah daripada perempuan yang tidak terinfeksi HIV.&lt;br /&gt;• Perempuan jarang mengalami sarkoma Kaposi.&lt;br /&gt;• Perempuan lebih sering mengalami kandidiasis pada tenggorokan dan herpes simpleks dibandingkan dengan laki-laki.&lt;br /&gt;• Perempuan lebih mungkin mengalami efek samping dari pengobatan, khususnya ruam dan masalah hati akibat penggunaan nevirapine, dan beberapa obat lain.&lt;br /&gt;• Perempuan yang mengalami peningkatan atau kehilangan lemak (lipodistrofi) dapat mengalami pertambahan lemak pada perut dan daerah payudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Gangguan Haid Dapat Terkait dengan Pengobatan HIV?&lt;br /&gt;Banyak perempuan melaporkan perubahan pada siklus haid setelah mulai ART. Obat antiretroviral (ARV) termasuk AZT, ddI, ddC dan d4T diketahui menyebabkan gangguan haid pada beberapa perempuan.&lt;br /&gt;Penelitian baru menunjukkan bahwa gangguan haid, terutama perdarahan di atas normal, mungkin adalah efek samping dari beberapa protease inhibitor, misalnya ritonavir. Adalah penting untuk menanggapi perdarahan yang luar biasa, karena ini dapat menyebabkan anemia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah Khusus terkait KB&lt;br /&gt;Perempuan dengan HIV sering memakai pil KB untuk mengatur siklus haid atau waktu masuk masa mati haid. Banyak ARV dapat berinteraksi dengan sebagian besar jenis pil KB. Jika dipakai sekaligus, keefektifan pil KB dapat dikurangi. Tanyakan pada dokter apakah perlu mengubah dosis pil KB-nya waktu mulai ART, atau menggantikannya dengan cara KB lain, misalnya kondom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan&lt;br /&gt;HIV mempengaruhi perempuan secara berbeda dengan laki-laki. Ini karena beberapa perbedaan antara perempuan dan laki-laki, baik fisik, sosial dan mental. Perempuan dengan HIV sebaiknya ditangani oleh dokter yang berpengetahuan dan berpengalaman dengan HIV pada perempuan.&lt;br /&gt;Perempuan dengan HIV sering mengalami gangguan haid. Bila ini terjadi, coba membahas dengan dokter.&lt;br /&gt;Infeksi oportunistik yang dialami oleh perempuan adalah lain daripada yang dialami laki-laki. Juga ada perbedaan dalam prevalensi dan parahnya efek samping obat, termasuk ARV.&lt;br /&gt;[Sumber: Lembaran Informasi Spiritia LI610]&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8314997565999423000-2421067680132844069?l=omqm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://omqm.blogspot.com/feeds/2421067680132844069/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8314997565999423000&amp;postID=2421067680132844069' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8314997565999423000/posts/default/2421067680132844069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8314997565999423000/posts/default/2421067680132844069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://omqm.blogspot.com/2007/06/pempuan-dan-hiv-aids.html' title='Pempuan dan HIV-AIDS'/><author><name>Endy Sulistiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03171147693160682919</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://lh4.google.com/image/endysulistiawan/Ri6-s2X6x8I/AAAAAAAAAFA/4wLTv2w2Zds/s144/kim%20oke.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8314997565999423000.post-6732424249220657256</id><published>2007-06-20T20:00:00.000+07:00</published><updated>2007-06-20T22:20:54.531+07:00</updated><title type='text'>IBU HAMIL WAJIB TES HIV</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;&lt;strong&gt;IBU HAMIL WAJIB TES HIV&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Oleh:&lt;br /&gt;ENDY SULISTIAWAN.SH&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Epidemiologi Penularan HIV dari Ibu ke Anak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhir tahun 2002, diperkirakan ada 3,2 juta anak- anak di bawah usia 15 tahun hidup dengan HIV-AIDS, dan diperkirakan ada 800.000 balita tertular HIV, pada tahun 2012 diperkirakan (jika masa hidup 10 th) hampir semua akan meninggal dunia sebelum usia remaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar ODHA (Orang Dengan HIV - AIDS) anak dan balita tertular HIV dari ibunya pada saat dalam kandungan, saat persalinan, atau setelah dilahirkan melalui ASI. Tanpa intervensi program apapun, sekitar sepertiga ODHA wanita yang hamil akan menularkan HIV kepada bayinya melalui salah satu dari tiga cara tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KENAPA WAJIB ?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Di dalam UU Hukum Perdata Dan UU Perlindungan Anak, seorang anak telah mendapatka perlindungan dari sejak dalam Kandungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiapa anak di dalam kandungan berhak untuk di lahirkan secara sehat dan mendapatkan pelayana kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak&lt;br /&gt;Bab I Ketentuan Umum&lt;br /&gt;Pasal 1, angka 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak adalah seseorang yang belum berusia 18 (delapan belas) tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;Pasal 45&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Orang tua dan keluarga bertanggung jawab menjaga kesehatan anak dan merawat anak sejak dalam kandungan.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;2. Dalam hal orang tua dan keluarga yang tidak mampu melaksanakan tanggung jawab sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), maka pemerintah wajib memenuhinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;Pasal 46&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negara, pemerintah, keluarga, dan orang tua wajib mengusahakan agar anak yang lahir terhindar dari penyakit yang mengancam kelangsungan hidup dan/atau menimbulkan kecacatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;APA YANG HARUS DILAKUKAN?&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Untuk menjamin terpenuhinya hak anak sejak dalam kandungan seorang ibu/prempuan yang sedang hamil wajib dites HIV agar dapat mengurangi resiko penularan virus dari ibu ke anak sedini mungkin.&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Setiap ibu hamil pada bulan pertama "WAJIB" Menjalani TES HIV untuk mengetahui status HIV + atau HIV - (Negativ) sehiga dapat di amabil tindakan capat agar anak atau bayi dalam kandungan tidak tertular HIV. TES HIV pada IBU hamil tidak perlu melalui prosudur VCT (Voluntary Counselling and Testing ) kerena ini dapat dianggap hal yang darurat untuk peyelamatan anak dan menjami keselamatan anak yang di jamin oleh undang -undang.&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;jika seorang prempuan atau ibu yang dalam kondisi sadar (sehat kejiwaan) mengetahui bahwa di dirinya ada HIV + dan membiarkan dirinya hamil atau ketika hamil tidak melakukan tidakan peyelamatan untuk anak yang di kandunga nya maka prempuan atau ibu tersebut adalah penjahat terhadap hak hidup seorang anak. &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;“SELAMATKAN GENERASI PENURUS MANUSIA”&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://technorati.com/claim/9djnipuhmz" rel="me"&gt;Technorati Profile&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8314997565999423000-6732424249220657256?l=omqm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://omqm.blogspot.com/feeds/6732424249220657256/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8314997565999423000&amp;postID=6732424249220657256' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8314997565999423000/posts/default/6732424249220657256'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8314997565999423000/posts/default/6732424249220657256'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://omqm.blogspot.com/2007/06/ibu-hamil-wajib-tes-hiv.html' title='IBU HAMIL WAJIB TES HIV'/><author><name>Endy Sulistiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03171147693160682919</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://lh4.google.com/image/endysulistiawan/Ri6-s2X6x8I/AAAAAAAAAFA/4wLTv2w2Zds/s144/kim%20oke.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8314997565999423000.post-1034670607021452381</id><published>2007-05-21T01:23:00.000+07:00</published><updated>2007-06-07T23:18:51.351+07:00</updated><title type='text'>Paradigma Antara E.............,P........... dan P..........</title><content type='html'>Paradigma Penanganan HIV-AIDS di Negeri Tercita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meningkatnya jumlah ODHA perlu disingkapi secara bijaksana, masyarakat negeri ini tidak perlu panik dengan banyaknya jumlah ODHA di negeri ini, yang diperlukan adalah sikap berwaspada dan peduli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebaran HIV pada manusia tidaklah semudah flu burung atau SARS, penularannya hanya melalui hubungan seksual, transfusi darah dan pemakaian alat-alat yang sudah tercemar HIV seperti jarum suntik, alat tattoo, dan melalui ibu dengan HIV kepada janin dikandungannya, pada saat melahirkan  atau bayi yang disusuinya (khusus ibu dengan HIV yang hamil, treatment medis dari dokter dapat mengurangi risiko tertularnya bayi). HIV tidak menular melaui kontak fisik dan sosial seperti hidup serumah dengan pengidap HIV-AIDS, berjabat tangan atau mencium pipi, gigitan nyamuk, berenang di kolam yang sama, menggunakan fasilitas bersama seperti toilet dan telepon, minum dan makan dari gelas dan piring yang sama, dan bersin.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jika kita cermati HIV bersama-sama, mungkin akan timbul pertanyaan mengapa HIV yang sulit cara penyebarannya itu mampu menularkan banyak orang dan penyebarannya semakin meningkat seperti yang terjadi di negeri ini. Masalah HIV pada manusia sangat terkait dengan perilaku manusia. HIV pada manusia bukanlah masalah kesehatan semata namun ada masalah sosial di dalamnya, ada perilaku yang beresiko tinggi yang menyebabkan HIV dengan mudah menginfeksi tubuh manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak kerja yang telah dilakukan oleh pihak-pihak yang berkepentingan seperti pemerintah, LSM, dan lembaga-lembaga dunia sejak lebih dari sepuluh tahun ini. Namun usaha dalam mengatasi masalah ini seakan tidak berujung, malah penyebaran HIV terus meningkat. Mungkin kita perlu mulai merenungkan dan mencari jalan keluar bersama-sama, tanpa perlu lagi saling menyalahkan atau mengedepankan arogansi dari lembaga mana kita berasal dan isu apa yang kita usung , sudah saatnya kita duduk bersama-sama dalam menyelesaikan permasalahan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendekatan Penanggulangan HIV/AIDS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat penularan tertinggi di negri ini adalah lewat IDUs dan yang kedua adalah melalui hubungan seksual yang tidak aman maka ada dua pendekatan yang hingga saat ini dinilai tepat, yaitu harm reduction/pengurangan dampak buruk pengguna Napza suntik dan promosi penggunaan kondom pada setiap hubungan seksual yang dilakukan. Pendekatan tersebut pada kenyataannya menimbulkan pro dan kontra. Salah satu pendekatan Harm Reduction yang sering mendapatkan tantangan beberapa pihak adalah pertukaran jarum suntik steril sama halnya dengan program promosi penggunaan kondom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program Harm reduction&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program Harm Reduction merupakan pendekatan lain selain pendekatan suply and demand reduction yang selama ini dilakukan oleh lembaga pemberantas Napza, termasuk kepolisian. Sering kali kita melihat penangkapan para pengedar Napza, penggerebekan di kantung-kantung Napza, hingga pemeriksaan yang ketat di bandara-bandara penerbangan yang tujuannya adalah memberhentikan atau mengurangi penawaran dan permintaan Napza. Pendekatan harm reduction sebenarnya memiliki tujuan yang sama yaitu menghilangkan penggunaan Napza hingga 0%. Pendekatan ini telah dilakukan dibeberapa negara seperti Australia, Belanda dan Iran, program tersebut berhasil menekan penyebaran HIV di negara tersebut dan memberikan kontribusi yang cukup besar pada pemberantasan Napza. Pada dasarnya jungkies tidak dapat secara langsung pulih, mereka perlu waktu untuk direhabilitasi, selama program rehabilitasi itu berjalan dan masa dimana mereka masih membutuhkan Napza maka mereka harus menggunakan alat jarum yang steril atau di bersihkan terlebih dahulu dengan pemutih sehingga tidak mengandung bibit penyakit termasuk HIV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendampingan melalui teman sebaya terhadap jungkies menjadi penting sehingga mereka terus dapat dimonitor, hingga pada suatu saat mereka dapat pulih kembali. Masalah yang sering timbul adalah pendekatan pertukaran jarum suntik masih riskan sepanjang pihak-pihak terkait terutama kepolisian masih tidak menganggap bahwa program ini adalah program rehabilitasi melainkan digolongkan pada tindakan kriminal. Pengguna berada pada dua paradigma antara dia sebagai korban atau dia sebagai pelaku kejahatan. Tidak salah memang kepolisian melakukan hal tersebut karena undang-undang psikotropika yang berlaku saat ini menghendaki demikian.  Jika tidak memahami lebih dalam program harm reduction ini seakan-akan melegalkan penggunaan Napza, pernah terjadi, petugas lapangan dari sebuah LSM yang melaksanakan program harm reduction ditangkap polisi oleh karena dianggap pengedar Napza. Melihat kejadian tersebut maka perlu perlindungan hukum dalam melakukan program ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa mengenyampingkan pendekatan suply dan demand reduction karena pendekatan tersebut sama penting, pendekatan harm reduction perlu pula dipertimbangkan sehingga penanggulangan HIV, hepatitis C dan Napza dapat diatasi lebih baik. Pendekatan harm reduction merupakan pendekatan yang komprehensif dimana Terdapat 12 pendekatan yang dilakukan dalam program ini, yaitu: (1) Konseling, Informasi, Edukasi (KIE); (2) Penjangkauan (Outreach); (3) Counseling; (4) Voluntary, Counseling, and Testing (VCT); (5) Pencegarahn inveksi; (6) program pertukaran jarum suntik (Needle Substitution Program/NSP); (7) Pembuangan Jarum Suntik; (8) Teman Sebaya (Peer Educator); (9) Kesehatan dasar; (10) Perawaatan, pengobatan HIV/AIDS; (11) Substitusi oral; (12) Terapi Narkoba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Promosi Penggunaan Kondom&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondom hanya sebuah alat kontrasepsi yang paling murah dan tidak menimbulkan efek samping. dan bukan sesuatu yang ditabukan, kondom tidak hanya sebuah alat kontrasepsi namun juga penangkal infeksi menular seksual (IMS) termasuk HIV. Ketika program kondom 100% dicanangkan, beberapa kelompok masyarakat menentang program ini karena dianggap melegalkan aktivitas hubungan seks bebas. Promosi penggunaan kondom masih dianggap bertentangan dengan norma agama, program ini berada diantara paradigma moralitas dan kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau bahkan pernah ada sebuah penelitian di Amerika yang menyatakan bahwa sunat dapat mengurangi resiko laki-laki terinfeksi HIV. Mungkin sampel yang diambil adalah orang yang disunat dan mereka termasuk pada orang yang berperilaku beresiko rendah. Jika dibandingkan dengan Indonesia, berapa persenkah masyarakat Amerika yang disunat, sebanyak masyarakat di Indonesia kah? HIV tidak akan pandang bulu apakah  laki-laki yang disunat atau tidak, orang baik-baik atau seorang kriminal, hingga saat ini haya penggunaan kondom yang benar saja yang terbukti tidak menularkan IMS dan HIV. Masalah lainnya adalah belum adanya keterbukaan dari pemimpin dan masyarakat kita dalam membicarakan masalah reproduksi, terutama kondom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan Perilaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini pendekatan yang paling banyak dukungan adalah tindakan pencegahan. Semua pihak akan setuju tindakan ini. Agama dijadikan pendekatan utama dalam menangkal HIV-AIDS, pendekatan ini dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan, namun jika dalam agama hanya dibicarakan surga dan neraka atau pahala dan dosa, kemungkinan besar diskusi mengenai narkoba dan kondom malah dirasakan tabu. Masalah HIV terkait pula dengan pendidikan reproduski dan hidup sehat, ada perlunya menambah bobot pendidikan repsoduksi dan hidup sehat ketimbang menambah jam pelajaran agama sepanjang metode pengajarannya tidak berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam penanggulangan HIV-AIDS dikenal dengan KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) hampir semua lembaga yang menangani masalah HIV-AIDS memilki program KIE. Namun perubahan perilaku tidak hanya melalui KIE, perlu ada materi atau alat yang mendukung untuk perubahan perilaku, dan yang terakhir adalah keterampilan menggunakan alat pendukung tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program penanggulangan HIV-AIDS memang berada antara dua sisi yang berbeda dan memaksa kita untuk mencari jalan antara dua paradigma yang terlihat bertentangan namun sebenarnya memilki tujuan akhir yang sama. Tinggal bagaimana kita menyingkapi masalah tersebut, terlarut dengan perbedaan pandangan tersebut sehingga penanggulangan HIV-AIDS tidak pernah terselesaikan atau kita melihat dari sisi positif bahwa kasus HIV-AIDS menjadikan kita menggali kembali jalan-jalan yang sudah tertutup timbunan-timbunan kemunafikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelaslah bahwa sejak lama pihak-pihak terkait telah melakukan banyak hal dalam merespon penyebaran HIV-AIDS ini, namun ada baiknya kita kembali pada kenyataan bahwa jumlah orang dengan HIV-AIDS semakin bertambah, kebutuhan obat ARV (antiretroviral) akan semakin meningkat, dan segudang masalah lagi yang harus dihadapi. Mengenang saudara, rekan, tetangga kita yang telah meninggal karena HIV-AIDS bukanlah menjadikan kita merasa pesimis menanggulangi HIV-AIDS malah sebaliknya, kita perlu empati dan turut peduli atas perjuangan ODHA dalam menghadapi hidup, tidak perlu lagi mengungkit kenapa mereka terkena dan menyalahkan mereka namun bersama-sama mencari jalan keluar sehingga negeri ini tidak menjadi lautan HIV nantinya. Aksi yang mengarah pada pendekatan yang komprehensif saat ini perlu terus dikuatkan sehingga aksi-aksi yang dilakukan kehidupannya bukan berdasarkan dari proyek/program yang satu ke proyek/program melainkan mulai memikirkan kesinambungan (sustainability) proyek/program.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8314997565999423000-1034670607021452381?l=omqm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://omqm.blogspot.com/feeds/1034670607021452381/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8314997565999423000&amp;postID=1034670607021452381' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8314997565999423000/posts/default/1034670607021452381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8314997565999423000/posts/default/1034670607021452381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://omqm.blogspot.com/2007/05/paradigma-antara-ep-dan-p.html' title='Paradigma Antara E.............,P........... dan P..........'/><author><name>Endy Sulistiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03171147693160682919</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://lh4.google.com/image/endysulistiawan/Ri6-s2X6x8I/AAAAAAAAAFA/4wLTv2w2Zds/s144/kim%20oke.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8314997565999423000.post-6430445127796757379</id><published>2007-04-30T16:12:00.000+07:00</published><updated>2007-06-07T23:20:12.116+07:00</updated><title type='text'>Mother is the best super hero in the world.</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;I LOVE U MOTHER&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah mengenai Nilai Kasih Ibu dari seorang Anak yang mendapatkan ibunya sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur. Kemudian dia mengulurkan sekeping kertas yang bertulis sesuatu. Si Ibu segera membersihkan tangan dan lalu menerima kertas yang diulurkan oleh si Anak dan membacanya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ongkos upah membantu ibu:&lt;br /&gt;1) Membantu pergi ke warung : Rp20.000&lt;br /&gt;2) Menjaga adik : Rp20.000&lt;br /&gt;3) Membuang sampah : Rp 5.000&lt;br /&gt;4) Membereskan tempat tidur : Rp10.000&lt;br /&gt;5) menyiram bunga : Rp15.000&lt;br /&gt;6) Menyapu halaman : Rp15.000&lt;br /&gt;Jumlah &lt;strong&gt;: Rp85.000&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai membaca. si Ibu tersenyum memandang si Anak yang raut mukanya berbinar-binar. Si Ibu mengambil pena dan menulis sesuatu dibelakang kertas yang sama dan memberikan kepada anaknya kemudian dibaca pula oleh si Anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Ongkos mengandungmu selama 9 bulan 10 hari -GRATIS&lt;br /&gt;2) Ongkos berjaga malam karena menjagamu -GRATIS&lt;br /&gt;3) Ongkos mengganti popokmu kalau kamu ngompol -GRATIS&lt;br /&gt;4) Ongkos air mata yang menetes karenamu -GRATIS&lt;br /&gt;5) Ongkos khawatir kerana selalu memikirkan keadaanmu -GRATIS&lt;br /&gt;6) Ongkos menyediakan makan minum, pakaian dan keperluanmu -GRATIS&lt;br /&gt;Jumlah keseluruhan Nilai Kasihku - GRATIS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mata si Anak berlinang setelah membaca. Si Anak menatapwajah Ibu, memeluknya dan berkata, "Saya Sayang Ibu". Maafkan saya Ibu. Kemudian si Anaka mengambil pena dan menulis sesuatu didepan surat yang ditulisnya : "Telah Dibayar"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;KAMU SAYANG IBUMU????&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;TRIBUTE TO WOMEN SEX WORKER AND TRAFFICKING VICTIMS&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8314997565999423000-6430445127796757379?l=omqm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://omqm.blogspot.com/feeds/6430445127796757379/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8314997565999423000&amp;postID=6430445127796757379' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8314997565999423000/posts/default/6430445127796757379'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8314997565999423000/posts/default/6430445127796757379'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://omqm.blogspot.com/2007/04/mother-is-best-super-hero-in-world.html' title='Mother is the best super hero in the world.'/><author><name>Endy Sulistiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03171147693160682919</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://lh4.google.com/image/endysulistiawan/Ri6-s2X6x8I/AAAAAAAAAFA/4wLTv2w2Zds/s144/kim%20oke.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8314997565999423000.post-7925875816973678557</id><published>2007-04-26T21:54:00.000+07:00</published><updated>2007-06-09T17:43:57.674+07:00</updated><title type='text'>POLITIK VS SEKS = VIRUS</title><content type='html'>&lt;p align="left"&gt;&lt;a href="http://lh6.google.com/image/endysulistiawan/RjC9J2X6yJI/AAAAAAAAAHA/8SGJtYBSo78/s144/IMG_0017.JPG"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 129px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" height="170" alt="" src="http://lh6.google.com/image/endysulistiawan/RjC9J2X6yJI/AAAAAAAAAHA/8SGJtYBSo78/s144/IMG_0017.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;POLITIK VS SEKS = VIRUS&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;Operasi penertiban yang disambut aksi damai dalam bentuk pasang poster dan baca puisi, tidak ditemukan satupun PSK maupun mucikarinya. Aparat yang dibagi dalam 10 unit kecil lengkap (UKL), berhasil menyegel 82 rumah yang sebagian besar sudah kosong ditinggalkan penghuninya. Berdasarkan data terakhir, di kawasan ini terdapat 205 mucikari, 428 calo atau perantara, 451 PSK tersebar di 75 rumah. Sehingga penyegelan akan terus dilanjut, karena tidak menutup kemungkinan, masih ada yang terlewat...................................(uda pada mudik kali ye.....)................ ????..............KEMANA VIRUS NYA .............&lt;br /&gt;Mudik juga kali yeeee persiapan buat PILKADA.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8314997565999423000-7925875816973678557?l=omqm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://omqm.blogspot.com/feeds/7925875816973678557/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8314997565999423000&amp;postID=7925875816973678557' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8314997565999423000/posts/default/7925875816973678557'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8314997565999423000/posts/default/7925875816973678557'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://omqm.blogspot.com/2007/04/politik-vs-seks-virus.html' title='POLITIK VS SEKS = VIRUS'/><author><name>Endy Sulistiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03171147693160682919</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://lh4.google.com/image/endysulistiawan/Ri6-s2X6x8I/AAAAAAAAAFA/4wLTv2w2Zds/s144/kim%20oke.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8314997565999423000.post-3638859593038930762</id><published>2007-04-26T00:37:00.000+07:00</published><updated>2007-06-07T23:24:25.235+07:00</updated><title type='text'>SITUASI HIV DI KOTA BANDUNG APRIL 2007</title><content type='html'>&lt;p align="right"&gt;&lt;a href="http://lh4.google.com/image/endysulistiawan/Ri-S3mX6yFI/AAAAAAAAAGY/AkviMdjaG_I/s144/virus.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 83px; CURSOR: hand; HEIGHT: 81px" height="152" alt="" src="http://lh4.google.com/image/endysulistiawan/Ri-S3mX6yFI/AAAAAAAAAGY/AkviMdjaG_I/s144/virus.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sampai April 2007 tercatat di dinas kesehatan Kota Bandung adalah &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;627 orang HIV Po&lt;/span&gt;sitif dan &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;501 AIDS&lt;/span&gt; sehingga total berjumlah 1128 orang (dari tahun 1991) &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Menurut Jenis Pekerjaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IRT 64&lt;br /&gt;MAHASISWA 240&lt;br /&gt;PENJAJA SEX 107&lt;br /&gt;PNS 24&lt;br /&gt;SOPIR 3&lt;br /&gt;TIDAK BEKERJA 170&lt;br /&gt;WIRASWASTA 252&lt;br /&gt;TIDAK DIKETAHUI 40&lt;br /&gt;DAGANG 3&lt;br /&gt;TENAGA PROFESIONAL NON MEDIS 32&lt;br /&gt;SWASTA 140&lt;br /&gt;KARYAWAN 50&lt;br /&gt;BURUH KASAR 3&lt;br /&gt;Total 1128&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Usia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;0 - 14 TH 25&lt;br /&gt;15 - 19 TH 54&lt;br /&gt;20 - 19 TH 764&lt;br /&gt;30 - 39 TH 217&lt;br /&gt;40 - 49 TH 57&lt;br /&gt;≥ 50 TH 11&lt;br /&gt;Total 1128&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor Resiko&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HETEROSEKSUAL 257&lt;br /&gt;HOMOSEKSUAL 75&lt;br /&gt;BISEKSUAL 0&lt;br /&gt;IDU 760&lt;br /&gt;PERINATAL 25&lt;br /&gt;TIDAK DIKETAHUI 11&lt;br /&gt;Total 1128&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8314997565999423000-3638859593038930762?l=omqm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://omqm.blogspot.com/feeds/3638859593038930762/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8314997565999423000&amp;postID=3638859593038930762' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8314997565999423000/posts/default/3638859593038930762'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8314997565999423000/posts/default/3638859593038930762'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://omqm.blogspot.com/2007/04/situasi-hiv-di-kota-bandung-april-2007.html' title='SITUASI HIV DI KOTA BANDUNG APRIL 2007'/><author><name>Endy Sulistiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03171147693160682919</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://lh4.google.com/image/endysulistiawan/Ri6-s2X6x8I/AAAAAAAAAFA/4wLTv2w2Zds/s144/kim%20oke.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8314997565999423000.post-8437785784492736987</id><published>2007-04-20T07:13:00.000+07:00</published><updated>2008-11-13T21:21:41.363+07:00</updated><title type='text'>DAPATKAH KONDOM MENYELAMATKAN HIDUP KITA?</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_hrIY3zeSI8U/RigHKHUIYxI/AAAAAAAAAB4/oTYbHQdm66w/s1600-h/butterfly_b.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5055298452066951954" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 162px; CURSOR: hand; HEIGHT: 166px" height="209" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_hrIY3zeSI8U/RigHKHUIYxI/AAAAAAAAAB4/oTYbHQdm66w/s320/butterfly_b.jpg" width="240" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Jawabnya adalah pasti. Bila digunakan secara benar dan konsisten, kondom mempunyai peranan penting dalam kesehatan masyarakat, khususnya dalam pencegahan penyakit menular seksual, termasuk HIV dan Hepatitis B. Penggunaan kondom yang baik akan mengurangi resiko terinfeksi penyakit-penyakit tersebut, bagi mereka yang tidak mampu berpuasa seks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;APAKAH KONDOM EFEKTIF UNTUK PENCEGAHAN PENYAKIT?&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ya. Dari hasil pemeriksaan laboratorium, kondom lateks sangat efektif dalam pencegahan penularan penyakit menular seksual, termasuk HIV, karena lubang pori-pori pada kondom lateks terlalu kecil untuk dapat dilalui oleh virus ini. Kondom lateks terbukti efektif untuk mencegah virus dan kuman penyebab herpes simplex, CMV, hepatitis B, chlamydia dan gonorrhea, dan virus HIV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;ADA YANG MENGATAKAN KONDOM ITU KURANG EFEKTIF UNTUK MENCEGAH PENYAKIT. BETULKAH ITU?&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Turunnya keefektifan kondom lebih disebabkan pada faktor manusia. Pengetahuan dan penyebaran informasi tentang kondom masih sangat rendah sehingga orang belum menggunakannya secara tepat. Kegagalan kondom lebih sering disebabkan pemakainya tidak menggunakannya dengan benar, dan bukan karena mutu kondom itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegagalan penggunaan kondom mungkin disebabkan (antara lain):&lt;br /&gt;1. Penyimpanan kondom yang kurang baik&lt;br /&gt;2. Pemakaian kondom yang sudah kadaluarsa.&lt;br /&gt;3. Pemakaian kondom dalam keadaan mabuk hingga tidak tepat pemakaiannya,&lt;br /&gt;4. Kondom tersebut robek ketika dibuka dari bungkusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;MENGAPA ORANG TIDAK MAU MENGGUNAKAN KONDOM?&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan orang memberikan reaksi emosional atau salah persepsi. Hasil wawancara per telepon dengan responden heterokseksual di beberapa wilayah yang mempunyai angka penderita AIDS tinggi diketahui bahwa, ketidak-percayaan terhadap kondom lebih banyak pada kalangan pria Afrika, Amerika dan yang berpendidikan rendah. 54% responden percaya bahwa kondom kemungkinan rusak pada saat digunakan; 41% mengeluh kekurangan sensasi seksual; 35% merasa tidak nyaman membeli kondom dan 21% merasa tidak nyaman menggunakan kondom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;MENGAPA KONDOM?&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;Kondom adalah satu-satunya metode kontrasepsi yang telah terbukti dapat mengurangi resiko penularan Penyakit Menular Seksual (PMS), termasuk HIV/AIDS. Bagaimana keefektifan kondom lateks dalam mencegah atau mengurangi penularan PMS?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan studi pada orang-orang yang berperilaku seksual berisiko tinggi ditemukan bahwa kurang dari 1 orang yang tertular PMS pada kelompok pengguna kondom. Secara medis dan epidemi diketahui bahwa akan terjadi penurunan penularan PMS di antara para pengguna kondom. Dari studi tersebut juga diketahui bahwa kondom lateks efektif mencegah penyakit menular.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;DAPATKAH VIRUS HIV DAPAT MENEMBUS KONDOM?&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Salah persepsi yang seringkali muncul adalah bahwa kondom lateks memiliki pori-pori yang dapat dilalui oleh virus HIV. Peneliitian laboratorium membuktikan bahwa pori-pori pada kondom lateks tidak dapat dilalui oleh mikroorganisma termasuk virus HIV dan sperma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondom yang berpori adalah kondom yang terbuat dari usus domba, yang kini sudah tidak pernah diproduksi lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;APAKAH SEMUA JENIS KONDOM AMAN?&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Hanya kondom lateks (karet) yang dijamin keamanannya.&lt;br /&gt;Kondom lateks dipastikan dapat menghalangi perpindahan cairan alat kelamin antara pasangan. Kondom lateks dirancang sedemikian rupa sehingga bisa menahan berbagai organisme kecil dalam cairan tubuh, seperti spermatozoa yang besarnya 0,003 millimeter atau 3000 nanometers, kuman gonorea sebesar 800 nm, trachomatis 200 nm, HIV 125 nm, dan virus hepatitis B 40 nm. Sebuah studi (1992) juga menunjukkan bahwa sekalipun kondom itu berpori, diperkirakan hanya 0,1 mikroliter cairan bisa lewat. Ini sama dengan 0,01% ejakulasi air mani yang hampir bisa dipastikan bebas dari HIV karena demikian kecil jumlahnya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8314997565999423000-8437785784492736987?l=omqm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://omqm.blogspot.com/feeds/8437785784492736987/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8314997565999423000&amp;postID=8437785784492736987' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8314997565999423000/posts/default/8437785784492736987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8314997565999423000/posts/default/8437785784492736987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://omqm.blogspot.com/2007/04/dapatkah-kondom-menyelamatkan-hidup.html' title='DAPATKAH KONDOM MENYELAMATKAN HIDUP KITA?'/><author><name>Endy Sulistiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03171147693160682919</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://lh4.google.com/image/endysulistiawan/Ri6-s2X6x8I/AAAAAAAAAFA/4wLTv2w2Zds/s144/kim%20oke.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_hrIY3zeSI8U/RigHKHUIYxI/AAAAAAAAAB4/oTYbHQdm66w/s72-c/butterfly_b.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8314997565999423000.post-9176399148036220363</id><published>2007-04-19T20:00:00.000+07:00</published><updated>2008-11-13T21:21:41.498+07:00</updated><title type='text'>Pita Merah, Pantaskah Kita?</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_hrIY3zeSI8U/RidopXUIYwI/AAAAAAAAABw/Cdi1qq94l8o/s1600-h/347px-World_Aids_Day_Ribbon.png"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5055124166589047554" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 140px; CURSOR: hand; HEIGHT: 190px" height="226" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_hrIY3zeSI8U/RidopXUIYwI/AAAAAAAAABw/Cdi1qq94l8o/s320/347px-World_Aids_Day_Ribbon.png" width="184" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;Pita Merah, Pantaskah Kita?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Pita Merah (Red Ribbon) merupakan lambang internasional untuk kepedulian terhadap HIV/AIDS. Pita merah dicetuskan pada April 1991 oleh suatu kelompok dermawan kecil yang bernama Visual AIDS yang berpusat di New York. Mereka ingin menemukan suatu tanda peringatan abadi yang menjadi lambang untuk mempersatukan berbagai pihak di seluruh dunia yang peduli dengan meluasnya penyebaran AIDS. Di Inggris, Pita Merah pertama kali dipakai oleh 700.000 penggemar lagu pop saat konser musik memperingati Freddy Mercury yang diselenggarakan di stadion Wembley pada April 1992. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Putri Diana memakai Pita Merah pada World AIDS Day Concert of Hope (Konser Harapan Hari AIDS Sedunia). Saat ini, orang-orang di seluruh dunia memakai Pita Merah untuk menunjukkan perhatian dan kepedulian mereka terhadap HIV/AIDS. Peduli terhadap orang dengan HIV-AIDS (ODHA), mereka yang telah meninggal dunia, dan mereka yang merawat serta mendukung Odha dengan penuh kasih sayang. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Pita Merah dimaksudkan agar menjadi lambang pengharapan agar pencarian vaksin dan obat untuk menghentikan penderitaan ODHA berhasil. Pita Merah juga menawarkan dukungan simbolis. Dukungan untuk ODHA, untuk terus mendidik mereka yang tidak terinfeksi, untuk upaya maksimal dalam menemukan pengobatan, serta untuk mereka yang telah kehilangan teman, anggota keluarga, atau orang yang dicintai karena AIDS. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Tetapi Pita Merah saja tidak cukup. Pita Merah hanya dapat menjadi lambang yang berguna jika diikuti dengan ucapan dan perbuatan yang betul-betul dapat membuatnya berbeda. Jik Anda ditawarkan Pita Merah, berarti Anda diminta untuk menerima dan memakainya sebagai sebuah penghargaan kepada jutaan orang yang hidup dengan atau tersentuh HIV-AIDS di seluruh dunia. Siapa saja dapat memakai Pita Merah untuk menunjukkan bahwa mereka memiliki pengertian pada masalah seputar HIV/AIDS. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Semua ini merupakan upaya yang muncul dari masyarakat. Tidak ada Pita Merah yang resmi. Anda pun dapat membuatnya sendiri. Memakai Pita Merah merupakan langkah pertama dalam memerangi HIV/AIDS. Pita Merah dapat dipakai kapan saja sepanjang tahun, tetapi khususnya pada Hari AIDS Sedunia. Langkah berikutnya adalah mendukung ODHA dan mengingatkan yang tidak terinfeksi. &lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8314997565999423000-9176399148036220363?l=omqm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://omqm.blogspot.com/feeds/9176399148036220363/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8314997565999423000&amp;postID=9176399148036220363' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8314997565999423000/posts/default/9176399148036220363'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8314997565999423000/posts/default/9176399148036220363'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://omqm.blogspot.com/2007/04/pita-merah-pantaskah-kita.html' title='Pita Merah, Pantaskah Kita?'/><author><name>Endy Sulistiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03171147693160682919</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://lh4.google.com/image/endysulistiawan/Ri6-s2X6x8I/AAAAAAAAAFA/4wLTv2w2Zds/s144/kim%20oke.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_hrIY3zeSI8U/RidopXUIYwI/AAAAAAAAABw/Cdi1qq94l8o/s72-c/347px-World_Aids_Day_Ribbon.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8314997565999423000.post-7625041707891147690</id><published>2007-04-19T19:51:00.000+07:00</published><updated>2008-11-13T21:21:41.655+07:00</updated><title type='text'>HAK UNTUK MENDAPATKAN INFORMASI</title><content type='html'>Setiap hari ada 6,000 remaja yang terinfeksi HIV di dunia(data UNADS-UNICEF). Sedang kan di kota bandung dari kasus HIV-AIDS yang di temukan 60% adalah remaja&lt;br /&gt;Karena jumlah orang yang terinfeksi HIV meningkat dengan pesat di kalangan usia 15&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_hrIY3zeSI8U/RidnCnUIYvI/AAAAAAAAABo/ihd5aamAfnY/s1600-h/ayooooo.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5055122401357488882" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 100px; CURSOR: hand; HEIGHT: 104px" height="154" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_hrIY3zeSI8U/RidnCnUIYvI/AAAAAAAAABo/ihd5aamAfnY/s320/ayooooo.jpg" width="142" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;-&amp;shy;24 tahun, maka perlu dilakukan upaya-upaya khusus bagi kelompok tersebut. Agar menurunkan dampak secara keseluruhan, upaya dalam mendidik para kaum muda menjadi sangat penting karena pada intinya, memberdayakan generasi muda untuk melindungi diri mereka adalah langkah pertama untuk mengendalikan HIV-AIDS.&lt;br /&gt;Selain itu, pada hakekatnya kaum muda memiliki hak untuk memperoleh pengetahuan dan ketrampilan agar mereka tidak rentan terhadap epidemi ini dan mendapatkan perlindungan yang layak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;10 Fakta dasar tentang hak kaum muda atas informasi:&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1. AIDS disebabkan oleh virus yang bernama "Human Immunodeficiency Virus" atau HIV, yang merusak sistem kekebalan tubuh. Orang yang hidup dengan AIDS akan terus menjadi lemah karena tubuhnya telah kehilangan kemampuan untuk melawan penyakit."&lt;br /&gt;2. Semua orang termasuk anak&amp;shy;anak, memiliki resiko untuk tertular HIV/AIDS sehingga semua orang perlu mengetahui tentang penyakit ini serta akses terhadap kondom untuk menurunkan resiko penularan."&lt;br /&gt;3. Setiap orang yang menduga bahwa dirinya terinfeksi HIV sebaiknya menghubungi petugas kesehatan atau pusat pelayanan HIV/AIDS untuk mendapatkan .konseling dan testing yang terjamin kerahasiaannya."&lt;br /&gt;4. Resiko penularan HIV melalui hubungan seks dapat diturunkan apabila:&lt;br /&gt;· tidak melakukan hubungan seks;&lt;br /&gt;· setia kepada satu pasangan;&lt;br /&gt;· mengurangi jumlah pasangan seksual;&lt;br /&gt;· melakukan seks yang aman, yaitu seks tanpa penetrasi atau dengan menggunakan kondom karena pengunaan kondom yang benar secara konsisten dapat menyelamatkan hidup serta mencegah penyebaran HIV."&lt;br /&gt;5. Anak perempuan lebih rentan terhadap infeksi HIV dan memerlukan dukungan khusus untuk melindungi diri mereka sendiri dari hubungan seks yang tidak diinginkan dan tidak aman."&lt;br /&gt;6. Orang tua dan guru dapat membantu para remaja untuk melindungi diri mereka sendiri dari HIV/AIDS dengan cara berbicara pada mereka tentang bagaimana menghindarkan diri dari penyebaran penyakit, termasuk menggunakan kondom secara konsisten."&lt;br /&gt;7. lnfeksi HIV dapat ditularkan oleh ibu kepada bayi pada saat kehamilan atau kelahiran maupun saat menyusui. Perempuan hamil yang baru melahirkan dan tertular HIV atau menduga bahwa mereka terinfeksi, sebaiknya berkonsultasi dengan petugas kesehatan atau mengupayakan tes serta konseling."&lt;br /&gt;8. HIV dapat ditularkan melalui jarum suntik yang tidak steril, seperti yang pada umumnya digunakan untuk menyuntikkan narkoba. Pisau cukur yang sudah terpakai, pisau atau peralatan tajam yang dapat memotong atau menusuk kulit dapat juga membawa resiko penyebaran HIV."&lt;br /&gt;9. Orang yang terkena infeksi menular seksual (IMS) mempunyai resiko terbesar untuk tertular dan menularkan HIV pada orang lain. Orang dengan IMS harus segera mendapatkan pengobatan dan tidak berhubungan seksual atau melakukan seks yang aman (tidak penetrasi atau menggunakan kondom)."&lt;br /&gt;10. Diskriminasi terhadap orang yang terinfeksi HIV/AIDS atau siapapun yang diduga mempunyai resiko terinfeksi adalah pelanggaran terhadap hak asasi manusia dan merugikan kesehatan masyarakat. Setiap orang yang terinfeksi maupun yang terkena dampak dari HIV/AIDS membutuhkan dukungan dan kasih sayang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;Apa yang dapat dilakukan oleh para remaja?&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;Remaja dapat menjadi aktivis muda yang membantu mengkoordinasikan berbagai upaya pencegahan penularan HIV/AIDS di lingkungannya dengan mengacu pada petunjuk pelaksanaan dan saran kegiatan dibawah ini (disarikan dari: "Be a Force for Change, Resource Booklet by American Association for World Health "),&lt;br /&gt;Pelajari dan pahamilah bagaimana HIV/AIDS mempengaruhi hidupmu dan masyarakat disekitarmu;&lt;br /&gt;Indentifikasi berbagai unsur dalam masyarakat, baik perorangan maupun organisasi yang bersedia untuk melakukan kegiatan pencegahan HIV/AIDS;&lt;br /&gt;Tentukan tujuan-tujuan yang ingin dicapai. Apa yang ingin diberikan kepada masyarakat melalui kegiatan ini? Siapa saja yang ingin dijangkau?, dll.;&lt;br /&gt;Pilih satu atau lebih kegiatan dengan tujuan yang jelas, capai kesepakatan, dan buatlah perencanaan yang memiliki komitmen jangka panjang;&lt;br /&gt;Sertakan media masa dalam proses perencanaan karena penyampaian pesan melalui televisi, radio dan surat kabar adalah cara yang paling efektif untuk menianqkau kelompok sasaran secara luas;&lt;br /&gt;Buatlah jadwal perencanaan kegiatan dan pastikan bahwa semua kegiatan serta tanggungjawab didelegasikan dengan baik dan benar;&lt;br /&gt;Pertahankan sumber daya yang ada dengan membangun kerjasama untuk menggalang dana yang diperlukan;&lt;br /&gt;Lakukan evaluasi dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan agar dapat selalu meningkatkan kualitas proses yang telah dijalankan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8314997565999423000-7625041707891147690?l=omqm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://omqm.blogspot.com/feeds/7625041707891147690/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8314997565999423000&amp;postID=7625041707891147690' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8314997565999423000/posts/default/7625041707891147690'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8314997565999423000/posts/default/7625041707891147690'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://omqm.blogspot.com/2007/04/hak-untuk-mendapatkan-informasi.html' title='HAK UNTUK MENDAPATKAN INFORMASI'/><author><name>Endy Sulistiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03171147693160682919</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://lh4.google.com/image/endysulistiawan/Ri6-s2X6x8I/AAAAAAAAAFA/4wLTv2w2Zds/s144/kim%20oke.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_hrIY3zeSI8U/RidnCnUIYvI/AAAAAAAAABo/ihd5aamAfnY/s72-c/ayooooo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
